Advertisements

Cara Mengawinkan Kucing Persia

Cara Mengawinkan Kucing Persia  – Hello sobat Seputar Kucing, kali ini admin akan memberikan informasi mengenai Cara Mengawinkan Kucing Persia tang baik dan benar. Mungkin dari sobat ada yang belum pernah mengawinkan kucing persia khususnya yang baru mempunyai kucing masih belum mengetahui caranya. OK langsung saja kita simak penjelasannya dibawah ini :

cara mengawinkan kucing persiaKita lakukan pemeriksaan sebelum perkawinan dimulai. Dilakukan pemeriksaan terutama pada kucing betina, yaitu :

1. Vaksinasi

Tujuan vaksinasi adalah supaya anak yang dilahirkan bisa memperoleh nutrisi yang baik dari induk yang bebas penyakit, sehingga anaknya bisa gemuk dan sehat. Apakah boleh jika kucing belum divaksinasi dikawinkan? Boleh saja,

2. Pemberian obat cacing

Tujuannya adalah agar anak kucing yang dilahirkan tidak cacingan

3. Kondisi kesehatan

Sebelum dikawinkan kucing betina harus dipastikan dalam keadaan sehat, tidak kurus, kulit dan bulu tidak bermasalah. Tujuannya agar proses perkawianan lancar, proses persalinan lancar, dan anak yang dilahirkan tidak mengalami masalah akibat tertular penyakit dari induknya.

Bagaimana cara untuk mengawinkannya?

Kucing jantan dan betina didekatkan tetapi tidak dalam satu kandang. Proses ini sebagai pengenalan dan penentuan proses selanjutnya. Jika berjalan lancar maka membutuhkan waktu antara 1-2 hari. Tetapi walaupun sudah didekatkan tetap tidak mau betina harus dicarikan pejantan yang lain karena kucing betinanya yang tidak mau maupun sebaliknya. Apabila lancar maka proses perkawinan dapat dilangsungkan dan biasanya berjalan secara alami. Pejantan akan mendekati betina, menciumi kemaluan betina, mulai menaiki sambil menggigit tengkuk betina, dan berlangsunglah perkawinan. Saat berlangsung penetrasi, biasanya betina mengerang keras lalu berguling dan sambil menjilati kemaluannya. Ada kalanya betina sulit dikawini pejantan karena salah posisi ( miring, terlentang, pinggul tidak diangkat ). Jika hal ini terjadi maka kita dapat membantunya dengan memegang betina pada posisi yang benar. Keberhasilan proses ini tergantung pada kemauan, kemampuan, pengalaman, dan kesabaran pejantan menghadapi betina. Proses kedua dan ketiga akan berlangsung 2-7 hari dan setelah itu pejantan dan betina bisa dipisahkan.

Sebaiknya perkawinan dilakukan 3-4 kali per hari dalam jangka waktu 2-3 hari berturutan, setelah itu pisahkan pejantan dan betinanya sampai kita yakin terjadinya kehamilan. Bila proses kehamilan gagal biasanya betina akan mengalami estrus lagi. Sebaiknya proses perkawinan juga diawasi, paling tidak kita menyaksikan bahwa proses tersebut berhasil yang ditandai dengan betina yang berguling-guling dan marah bila didekati oleh pejantannya.
Tidak seperti pada anjing, telur kucing akan dijatuhkan setelah proses breeding terjadi, dan semuanya dijatuhkan sekaligus. Oleh karena itu betina akan berguling-guling dalam rangka menjatuhkan telurnya agar bisa bertemu dengan sperma yang ditinggalkan pejantannya.
Biasanya (tidak selalu) dalam 24 jam atau 48 jam setelah proses perkawinan, betina akan berhenti memberikan tanda-tanda birahinya (berteriak, berguling-guling, merintih). Ini menandakan bahwa proses pembuahan telah terjadi. Dan kemudian dalam hari ke 21 sudah bisa di cek apakah puting susunya membesar dan berubah warna menjadi pink. Pada beberapa kucing Persia, perubahan bisa saja terjadi pada 1 bulan pertama atau bahkan pada minggu ke 6.
Kadang-kadang antara hari ke 21-28, betina menunjukkan gejala-gejala heat lagi yang terjadi karena perubahan hormonal. Atau juga terjadi pada minggu ke 6 dimana dia mulai merasakan pergerakan anak didalam perutnya. Pada masa ini, biasanya dia akan mencari tempat untuk sembunyi untuk melahirkan. Pastikan bahwa tersedia tempat yang tenang dari gangguan kucing lain sebelum proses kelahiran terjadi.
Kucing betina biasanya mengalami masa kehamilan antara 59-68 hari. Untuk mempermudah perhitungan, kita bisa mengambil angka rata-rata 63-65 hari dihitung dari hari pertama kita mulai mengawinkan (asumsi terjadi pembuahan pada hari pertama). Gunakan kalendar untuk menandai masa kawin dan kemungkinan masa kelahiran. Hal sangat penting bagi kita sebagai pemilik untuk mengevaluasi kondisi kehamilan terutama menjelang minggu-minggu terakhir. Lebih baik lagi bila didiskusikan perkembangannya dengan dr. hewan untuk memastikan kesehatannya.

Demikian informasi mengenai Cara Mengawinkan Kucing PersiaSemoga informasi kami dapat bermanfaat bagi sobat Seputar Kucing, untuk menambah informasi mengenai seputar kucing tidak ada salahnya sobat juga membacanya tentang Apa Fungsi Sterilisasi Pada Kucing  yang sebelumnya admin update. atau yang belum baca tentang review pakan kucing lainnya bisa membacanya DISINI.

BELAJAR TRADING FOREX GRATIS DISINI

Jika postingan ini bermanfaat bagi anda silahkan berikan KOMENTAR. LIKE dan SHARE supaya dapat bermanfaat juga bagi orang lain. Terimakasih.

Temukan kami di :

– Fans Page : Seputar Kucing

Bantu Share Ya 🙂
Advertisements
tags: , , , ,

Related For Cara Mengawinkan Kucing Persia